•Acara Pelepasan Tiga Purna Bakti ASN Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara
Mereka Pergi dari Ruang Kerja, Tetapi Tidak dari Hati: Haru Pelepasan Tiga ASN Purna Bakti Dinkes Maluku Utara
SekretariatOleh Riskal Muslim • 14 Sep 2026
Sofifi — Ada pertemuan yang menghadirkan kebahagiaan, tetapi ada pula perpisahan yang justru meninggalkan keheningan dan rasa haru. Bagi keluarga besar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Senin (14/9/2026) menjadi salah satu hari yang penuh makna ketika tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) memasuki babak baru dalam perjalanan kehidupannya setelah menyelesaikan masa pengabdian.
Bertempat di Lantai 1 Gedung Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, acara pelepasan purna bakti berlangsung mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai. Suasana kekeluargaan begitu terasa. Senyum, doa, ucapan terima kasih, dan haru bercampur menjadi satu dalam momentum penghormatan kepada tiga insan yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, waktu, dan kehidupannya untuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.
Tiga ASN yang dilepas memasuki masa purna bakti tersebut adalah Ibunda Hj. Agusriani, S.E., M.Si., Ibunda Haja Kartini M. Apt., Farm., M.MKes., dan Ayahanda Usman Salasa.
Mereka bukan sekadar nama dalam daftar kepegawaian. Mereka adalah bagian dari perjalanan panjang Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara. Di balik rutinitas pekerjaan, rapat, pelayanan, tugas lapangan, dan berbagai dinamika kedinasan, tersimpan cerita tentang kesetiaan, tanggung jawab, persahabatan, dan pengabdian yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Ketika Masa Tugas Berakhir, Kenangan Tidak Ikut Pergi
Purna bakti sering kali dipahami sebagai berakhirnya masa tugas. Namun bagi keluarga besar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, purna bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian.
Hari itu, yang berakhir adalah kewajiban kedinasan. Yang tidak berakhir adalah kenangan.
Ruang kerja yang selama ini menjadi tempat menjalankan tugas mungkin akan terasa berbeda. Tidak lagi terdengar suara, sapaan, canda, atau langkah kaki yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari keseharian. Namun semua itu akan tetap hidup dalam ingatan orang-orang yang pernah berjalan bersama dalam satu keluarga besar.
Karena sesungguhnya, orang-orang yang pernah memberikan pengabdian terbaik tidak pernah benar-benar pergi. Mereka meninggalkan jejak yang akan terus dikenang.
Ketiga ASN purna bakti tersebut telah memberikan bagian penting dari perjalanan hidupnya untuk menjalankan amanah sebagai abdi negara. Pengabdian itu mungkin tidak selalu tercatat dalam bentuk penghargaan atau angka-angka capaian, tetapi hadir dalam kerja yang dilakukan dengan ketulusan, tanggung jawab, dan kesetiaan.
Terima Kasih untuk Pengabdian yang Panjang
Dalam suasana penuh haru, keluarga besar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Hj. Agusriani, Haja Kartini, dan Usman Salasa atas pengabdian yang telah diberikan.
Setiap tahun masa kerja menyimpan cerita. Setiap tugas menyimpan pengalaman. Dan setiap pengabdian meninggalkan pelajaran bagi mereka yang datang setelahnya.
Generasi ASN yang masih melanjutkan tugas di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat pengabdian yang telah diwariskan oleh para senior.
Sebab, sebuah institusi tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan program, tetapi juga oleh manusia-manusia yang dengan setia mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan organisasi dan masyarakat.
Purna Bakti Bukan Selamat Tinggal
Memasuki masa purna bakti bukan berarti harus mengucapkan selamat tinggal.
Ini adalah saat untuk mengucapkan terima kasih.
Terima kasih karena telah hadir dalam perjalanan panjang Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.
Terima kasih karena telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan pengabdian.
Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar yang mungkin tidak lagi setiap hari bertemu, tetapi akan selalu memiliki ikatan persaudaraan.
Kini saatnya menikmati fase kehidupan yang berbeda. Lebih banyak waktu bersama keluarga, menikmati hari-hari dengan tenang, serta mensyukuri perjalanan panjang yang telah dilalui.
Doa dan harapan terbaik mengiringi langkah ketiganya.
Semoga masa purna bakti menjadi masa yang penuh kesehatan, kebahagiaan, ketenteraman, keberkahan, dan kebersamaan bersama keluarga tercinta.
Mereka Pergi dari Ruang Kerja, Tetapi Tidak dari Hati
Pada akhirnya, mungkin meja kerja akan berganti penghuni. Ruang kerja akan kembali diisi oleh generasi berikutnya. Rutinitas akan terus berjalan dan tugas-tugas akan terus dilanjutkan.
Namun ada sesuatu yang tidak akan tergantikan: kenangan tentang orang-orang yang pernah mengabdikan dirinya dengan tulus.
Hari ini mereka meninggalkan ruang kerja.
Tetapi mereka tidak meninggalkan hati keluarga besar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.
Selamat memasuki masa purna bakti, Ibunda Hj. Agusriani, Ibunda Haja Kartini, dan Ayahanda Usman Salasa.
Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan.
Jejak langkah boleh berhenti, tetapi jejak pengabdian akan tetap hidup dalam kenangan dan menjadi inspirasi bagi generasi yang melanjutkan.
Selamat menikmati masa purna bakti. Semoga setiap hari ke depan dipenuhi kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, dan ketenteraman bersama keluarga tercinta.
Keluarga Besar Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.