Memuat...

Silakan tunggu sebentar

Sekretaris Daerah Provinsi maluku utara menyerahkan penghargaan Sangat Inovatif kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara

Sekretaris Daerah Provinsi maluku utara menyerahkan penghargaan Sangat Inovatif kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara

Konsisten Berinovasi, Dinkes Malut Raih Predikat “Sangat Inovatif” dalam IID Tahun 2025

Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Oleh Riskal Muslim 13 Aug 2026

SOFIFI, 10 Agustus 2026 – Konsistensi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dalam mengembangkan inovasi kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara berhasil meraih Predikat “Sangat Inovatif” dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025, dengan nilai 1.212,00 dan sebanyak 12 inovasi.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Syamsudin A. Kadir, M.Si, kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons, pada 10 Agustus 2026 di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung bersamaan dengan Apel Gabungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, sehingga menjadi momentum penting untuk menyampaikan apresiasi atas capaian inovasi Dinas Kesehatan di hadapan jajaran aparatur sipil negara dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Capaian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 401/KPTS/MU/2026 tentang Penetapan Indeks Inovasi Daerah dan Inovator Inovasi Daerah pada Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tahun 2025. Dalam keputusan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara memperoleh nilai 1.212,00, dengan 12 inovasi, dan masuk dalam kategori Sangat Inovatif.

Apresiasi atas Konsistensi Berinovasi

Penyerahan piagam penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap komitmen Dinas Kesehatan dalam membangun budaya inovasi dan menghadirkan berbagai terobosan dalam pembangunan kesehatan.

Predikat “Sangat Inovatif” menunjukkan bahwa inovasi telah menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan tata kelola dan pelaksanaan pelayanan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.

Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Dinas Kesehatan, mulai dari pimpinan, bidang dan program, tenaga kesehatan, pengelola inovasi, hingga para inovator yang secara konsisten mengembangkan gagasan dan pendekatan baru untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan kesehatan.

Dalam lampiran Keputusan Gubernur tersebut tercatat berbagai inovasi yang dikembangkan oleh para inovator Dinas Kesehatan, di antaranya GERMAKETAWA, SIPENA, GENZ TANGGUH, KARISMA, BERGIZIKU, SETARA, INSPIRASI 3T, SIGAP, ASAS MALUT, dan GEPEDIA.

Momentum Penguatan Budaya Inovasi

Penyerahan penghargaan dalam Apel Gabungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara memiliki makna strategis karena menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa inovasi merupakan bagian dari budaya kerja dan upaya peningkatan kinerja perangkat daerah.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tidak hanya bagi Dinas Kesehatan, tetapi juga bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagi Dinas Kesehatan, penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja kolektif sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas inovasi agar semakin berdampak, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Maluku Utara.

Inovasi untuk Menjawab Tantangan Kesehatan

Berbagai inovasi yang dikembangkan Dinas Kesehatan diarahkan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan kesehatan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Inovasi dikembangkan dalam berbagai aspek, antara lain penguatan pelayanan kesehatan primer, pemberdayaan masyarakat, edukasi kesehatan, peningkatan kualitas program, serta penguatan tata kelola pelayanan kesehatan.

Salah satu inovator yang tercantum dalam Keputusan Gubernur adalah Riskal Muslim, SKM, MPH, dengan sejumlah inovasi, antara lain SIPENA (Sistem Pendampingan Integrasi Layanan Primer Maluku Utara), GENZ TANGGUH (Generasi Sehat, Tanggap Gizi, dan Taat TTD), KARISMA (Kader Posyandu Interaktif, Sigap, Terampil), BERGIZIKU, SETARA, INSPIRASI 3T, SIGAP, ASAS MALUT, dan GEPEDIA.

Keberagaman inovasi tersebut menjadi gambaran bahwa pengembangan inovasi di Dinas Kesehatan terus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang relevan terhadap berbagai permasalahan kesehatan di Provinsi Maluku Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Terima Piagam Penghargaan

Dalam prosesi penyerahan penghargaan, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Syamsudin A. Kadir, M.Si, menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons.

Penyerahan yang berlangsung di hadapan peserta Apel Gabungan tersebut menjadi simbol apresiasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap keberhasilan Dinas Kesehatan dalam mengembangkan inovasi daerah.

Bagi jajaran Dinas Kesehatan, penghargaan tersebut menjadi energi baru untuk terus memperkuat semangat inovasi dan memastikan setiap inovasi yang dikembangkan memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Predikat “Sangat Inovatif” Bukan Akhir

Capaian predikat “Sangat Inovatif” tidak dipandang sebagai titik akhir. Sebaliknya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas inovasi pada tahun-tahun berikutnya.

Dinas Kesehatan akan terus mendorong inovasi agar tidak berhenti pada tahap penciptaan gagasan, tetapi berkembang menjadi praktik yang memiliki keberlanjutan, manfaat, dampak yang terukur, serta peluang untuk direplikasi.

Penguatan dokumentasi, pemenuhan data dukung, pengukuran dampak, digitalisasi, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan inovasi yang berkelanjutan akan menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem inovasi Dinas Kesehatan.

Memperkuat Ekosistem Inovasi Kesehatan

Capaian IID Tahun 2025 menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara untuk semakin memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan organisasi.

Budaya inovasi diharapkan tumbuh sebagai bagian dari budaya kerja seluruh jajaran, sehingga setiap bidang dan program mampu mengidentifikasi permasalahan, menghasilkan solusi, mengimplementasikan inovasi, serta mengukur manfaat dan dampaknya.

Dengan ekosistem inovasi yang semakin kuat, Dinas Kesehatan optimistis dapat melahirkan lebih banyak inovasi yang memberikan nilai tambah bagi organisasi dan masyarakat serta mendukung pencapaian pembangunan kesehatan daerah.

Terus Berinovasi untuk Maluku Utara Sehat

Perolehan Predikat “Sangat Inovatif” dengan nilai 1.212,00 dan 12 inovasi dalam IID Tahun 2025 menjadi bukti atas konsistensi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dalam mendorong inovasi sebagai bagian dari pembangunan kesehatan daerah.

Penghargaan ini bukan sekadar sebuah piagam, tetapi menjadi simbol apresiasi, motivasi, dan tanggung jawab untuk terus berinovasi serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Konsisten berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik untuk mewujudkan Maluku Utara yang semakin sehat.