•Piagam penghargaan KTI terbaik
HUT ke-27 Maluku Utara, Dinkes Torehkan Prestasi melalui Lomba KTI
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan MasyarakatOleh Riskal Muslim • 12 Oct 2026
SOFIFI – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara Tahun 2026, jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menorehkan prestasi dan memperoleh apresiasi melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara.
Hasil lomba tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Juri Lomba Karya Tulis Ilmiah HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 Nomor 100.3.3.1/489/KTI-ASN/2026 tanggal 10 Oktober 2026. Penetapan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap gagasan, kreativitas, inovasi, serta kemampuan aparatur dalam merumuskan solusi atas berbagai permasalahan pembangunan daerah.
Partisipasi jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dalam ajang ini menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat budaya inovasi, dan mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Masuk 15 Peserta Terbaik
Salah satu capaian membanggakan diraih oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons, yang berhasil sebagai peserta terbaik kategori jabatan manajerial.
Melalui karya tulis berjudul “KATALIS GERMAS: Kolaborasi Terpadu Lintas Sektor untuk Akselerasi Pembudayaan Hidup Sehat di Wilayah Kepulauan Maluku Utara,” ia mengangkat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembudayaan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat, terutama pada wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Atas capaian tersebut, dr. Julys Giscard Kroons memperoleh piagam penghargaan sebagai peserta terbaik serta kesempatan mengikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau/Penyetaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Jalur Transformasi, sesuai dengan penetapan dalam SK Dewan Juri.
Capaian ini menjadi dorongan bagi jajaran Dinas Kesehatan untuk terus mengembangkan pendekatan kolaboratif dalam pelaksanaan program kesehatan, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta meningkatkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
Riskal Muslim Angkat Inovasi Akses Cek Kesehatan Gratis
Prestasi berikutnya diraih oleh Riskal Muslim, SKM., MPH., Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yang juga menjadi peserta terbaik lomba KTI dalam kategori jabatan manajerial.
Karya tulisnya yang berjudul “GEBRAK CKG: Inovasi Tata Kelola Kolaboratif Berbasis Multilevel Governance untuk Memperluas Akses Cek Kesehatan Gratis di Wilayah Kepulauan Maluku Utara” menyoroti strategi penguatan tata kelola kolaboratif untuk memperluas jangkauan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Gagasan tersebut relevan dengan upaya memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, meningkatkan koordinasi lintas tingkatan pemerintahan, dan mendorong pelaksanaan program kesehatan yang lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
Atas capaian tersebut, Riskal Muslim juga memperoleh piagam penghargaan sebagai peserta terbaik dan kesempatan mengikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau/Penyetaraan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Jalur Transformasi.
Nurlaela Raih Peringkat Kedua Kategori Nonmanajerial
Apresiasi membanggakan juga diraih oleh Nurlaela, S.K.M., M.Kes., yang memperoldeh Peserta terbaik kategori jabatan nonmanajerial dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tahun 2026.
Melalui karya berjudul “Model E-Sharing PBI: Strategi Cost Sharing Pembiayaan JKN PBI APBD,” Nurlaela mengangkat gagasan mengenai strategi pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Karya tersebut menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan pembiayaan kesehatan untuk mendukung keberlanjutan program jaminan kesehatan serta memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Berdasarkan SK Dewan Juri, Nurlaela tercantum dalam daftar peserta terbaik kategori nonmanajerial dan memperoleh piagam penghargaan sebagai peserta terbaik. Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kontribusi pemikiran dalam pembangunan kesehatan dapat dikembangkan oleh aparatur pada berbagai jenjang jabatan.
Irwan Mustafa dan Sherly Turut Mendapatkan Apresiasi
Selain capaian tersebut, dua jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yakni Irwan A. Hi. Mustafa, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, serta Sherly A. Syamsudin, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, turut berpartisipasi dan memperoleh apresiasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tahun 2026.
Irwan A. Hi. Mustafa mengangkat karya berjudul “Strategi Akselerasi Cakupan BIAS Melalui Implementasi GERAK SUKSES BIAS di Kota Ternate.” Karya ini mengangkat upaya percepatan cakupan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) melalui strategi pelaksanaan program yang terarah.
Sementara itu, Sherly A. Syamsudin menyampaikan karya berjudul “Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien di Puskesmas di Lingkup Provinsi Maluku Utara.” Karya tersebut menyoroti pentingnya mutu pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat untuk kembali memanfaatkan layanan Puskesmas.
Berdasarkan penetapan dalam SK Dewan Juri, keduanya memperoleh piagam penghargaan sebagai peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah serta kesempatan mengikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau/Penyetaraan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Jalur Transformasi.
Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat kualitas gagasan, dan mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan program kesehatan serta peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Mendorong Budaya Inovasi di Lingkungan Dinas Kesehatan
Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangka HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 menjadi wadah bagi aparatur pemerintah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan berbasis data, serta menawarkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.
Penilaian karya dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, meliputi ide kreatif atau kebaruan (novelty), keterlibatan pemangku kepentingan (stakeholder), strategi pemasaran atau pencitraan (marketing/branding), dampak dan nilai ekonomi, pemanfaatan data dan teknologi, serta tata tulis dan format naskah.
Bagi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar upaya meraih penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkaya perspektif, memperkuat kompetensi aparatur, dan mengembangkan gagasan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Berbagai karya yang dihasilkan memperlihatkan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan inovasi yang berkelanjutan, mulai dari penguatan promosi kesehatan, perluasan akses pemeriksaan kesehatan, pengelolaan pembiayaan jaminan kesehatan, peningkatan cakupan imunisasi, hingga perbaikan mutu pelayanan kesehatan primer.
Momentum HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dengan mengembangkan budaya inovasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, demi Maluku Utara yang semakin sehat dan sejahtera.