•Pelaksanaan CKG di Dinas pendidikan dan kebudayaan Prov. Maluku Utara
Disdikbud Maluku Utara Tancap Gas: CKG Jadi Gerakan Nyata ASN Sehat
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan MasyarakatOleh Riskal Muslim • 27 Apr 2026
Sofifi, 27 April 2026 — Suasana berbeda tampak di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Di tengah rutinitas pelayanan publik, ratusan ASN berbondong-bondong mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG)—sebuah langkah konkret yang menegaskan bahwa kesehatan bukan sekadar wacana, tetapi fondasi utama kinerja dan pengabdian.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi kuat antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dengan dukungan penuh dari tim teknis Puskesmas Galala dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara. Kolaborasi ini menghadirkan layanan kesehatan langsung ke tempat kerja—mendekatkan layanan, memudahkan akses, dan mempercepat deteksi dini.
Sebanyak 177 ASN mengikuti pemeriksaan yang mencakup skrining tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran indeks massa tubuh (IMT), hingga konsultasi medis. Bukan sekadar angka, kehadiran mereka mencerminkan tumbuhnya kesadaran baru: bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari tanggung jawab profesional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara menegaskan bahwa ASN yang sehat adalah pilar penting dalam membangun kualitas pendidikan. “Kita tidak hanya bicara tentang capaian kinerja, tetapi juga keberlanjutan. ASN yang sehat akan bekerja lebih optimal, lebih fokus, dan lebih berdampak,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menekankan bahwa CKG merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang kini berorientasi pada promotif dan preventif. Pendekatan ini menempatkan deteksi dini sebagai kunci untuk mencegah penyakit sebelum berkembang menjadi beban yang lebih besar—baik bagi individu maupun sistem pelayanan kesehatan.
Lebih dari sekadar kegiatan sesaat, pelaksanaan CKG ini menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas. Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah menyusun langkah strategis untuk melaksanakan CKG secara bertahap di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dinas maupun badan. Dalam rangkaian tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara tercatat sebagai instansi kedua yang melaksanakan CKG, setelah sebelumnya diawali oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara sebagai pelopor.
Tim dari Puskesmas Galala bersama Laboratorium Kesehatan Masyarakat tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga menyampaikan edukasi yang membumi—tentang pentingnya aktivitas fisik, pola makan sehat, serta pengelolaan stres di tengah tuntutan pekerjaan. Pesan yang disampaikan sederhana namun kuat: kesehatan adalah investasi jangka panjang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan budaya kerja di lingkungan ASN—dari yang semula reaktif terhadap penyakit, menjadi proaktif dalam menjaga kesehatan. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang bugar, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih prima, lebih responsif, dan lebih manusiawi.
Ke depan, gerakan CKG bukan hanya akan menjangkau lebih banyak instansi, tetapi juga diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan program, tetapi juga tentang manusia yang menjalankannya. Dan dari ruang-ruang kerja inilah, perubahan besar itu mulai digerakkan.