•dr. Giscard Kroons Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara
Dinkes Maluku Utara Perkuat Sinergi 10 Kabupaten/Kota untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, dan Gizi Keluarga
Kesehatan Masyarakat dan GiziOleh Riskal Muslim • 07 Jul 2026
Ternate, 7 Juli 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu, anak, dan gizi keluarga melalui Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kabupaten/Kota dalam Pelayanan Kesehatan dan Gizi Keluarga Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Juli 2026, di Hotel Batik, Kota Ternate.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan dari 10 kabupaten/kota, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dari 10 Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Pengelola Program Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara. Selama dua hari, para peserta mengikuti sesi evaluasi, diskusi, pemaparan materi, serta penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah percepatan pencapaian target pembangunan kesehatan daerah.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan adanya perkembangan positif pada sejumlah indikator pelayanan, seperti pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan ibu nifas, pelayanan bayi, pemantauan pertumbuhan balita, serta intervensi terhadap balita dengan masalah gizi. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah telah memberikan hasil yang baik dan perlu terus dipertahankan.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah indikator strategis yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemerintah kabupaten/kota, di antaranya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Neonatal, cakupan ASI Eksklusif, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG), skrining kesehatan anak sekolah, serta pelayanan kesehatan jiwa. Oleh karena itu, seluruh daerah diminta untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan seluruh intervensi kesehatan berjalan secara optimal sesuai standar pelayanan.
Sebagai provinsi kepulauan, Maluku Utara memiliki karakteristik geografis yang menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Sebaran wilayah yang luas, keterbatasan akses transportasi, distribusi tenaga kesehatan yang belum merata, serta keterbatasan sarana dan prasarana menjadi faktor yang harus diatasi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan program juga menjadi fokus penting agar setiap kebijakan yang diambil didasarkan pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Forum monitoring dan evaluasi ini juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antar kabupaten/kota. Melalui diskusi interaktif, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, merumuskan solusi, serta menyusun rencana tindak lanjut yang realistis, terukur, dan dapat segera diimplementasikan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan ibu, anak, dan gizi keluarga di seluruh wilayah Maluku Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat. Menurutnya, keberhasilan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mengatasi stunting, serta meningkatkan status gizi masyarakat hanya dapat dicapai melalui kerja sama lintas sektor yang berkesinambungan.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola program, memperkuat sistem monitoring dan evaluasi, mengoptimalkan pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, serta mempercepat implementasi berbagai program prioritas kesehatan di daerah. Rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan ini akan menjadi acuan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, anak, dan gizi keluarga di Maluku Utara.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara berharap terbangun komitmen yang lebih kuat dari seluruh kabupaten/kota untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga mampu mewujudkan masyarakat Maluku Utara yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.