•Cek kesehatan Gratis di SMA Negeri 5 Kota Ternate
CKG Maluku Utara 41,82 Persen: Target Nasional 46 Persen Kian di Depan Mata
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan MasyarakatOleh Riskal Muslim • 28 Sep 2026
SOFIFI— Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pemutakhiran data hingga 27 September 2026, capaian CKG umum telah mencapai 41,82 persen atau 578.522 jiwa dari sasaran yang ditetapkan.
Dengan capaian tersebut, Maluku Utara kini hanya berjarak 4,18 poin persentase dari target nasional CKG tahun 2026 sebesar 46 persen. Capaian pada pekan terakhir mengalami peningkatan sebesar 0,15 persen atau 2.082 jiwa dibandingkan periode sebelumnya.
Perkembangan ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum percepatan pelayanan CKG di seluruh kabupaten/kota, terutama karena program ini tidak sekadar mengejar jumlah masyarakat yang diperiksa, tetapi juga memastikan hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar deteksi dini, edukasi, dan tindak lanjut masalah kesehatan.
Halmahera Tengah Catat Capaian Tertinggi Sementara
Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Halmahera Tengah mencatat capaian CKG umum tertinggi sementara, yakni 74,76 persen, dengan jumlah masyarakat yang telah diperiksa mencapai 48.242 jiwa.
Capaian tersebut menunjukkan pentingnya konsistensi mobilisasi sasaran, kesiapan Puskesmas, koordinasi lintas sektor, serta kedisiplinan dalam memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan secara lengkap.
Keberhasilan satu wilayah dalam mencapai cakupan tinggi juga menjadi pembelajaran bagi kabupaten/kota lainnya untuk memperkuat strategi percepatan sesuai karakteristik wilayah dan sasaran masing-masing.
CKG Anak Sekolah dan Remaja Terus Menguat
Perkembangan positif juga terlihat pada pelaksanaan CKG Anak Sekolah dan Remaja (AS-SMA).
Hingga 27 September 2026, capaian CKG AS-SMA telah mencapai 39,00 persen atau 28.493 siswa. Angka tersebut meningkat 0,78 persen atau 531 siswa dibandingkan pekan sebelumnya.
Kabupaten Halmahera Tengah kembali mencatat capaian tertinggi sementara untuk indikator AS-SMA dengan 51,02 persen atau 1.831 siswa.
Sementara itu, apabila dilihat berdasarkan indikator Usia Sekolah dan Remaja, capaian Maluku Utara telah mencapai 57,44 persen. Angka ini telah melampaui target nasional sebesar 35 persen.
Kontribusi capaian terbesar berasal dari beberapa kabupaten/kota, yaitu:
- Halmahera Selatan: 71,88 persen
- Halmahera Tengah: 81,10 persen
- Pulau Morotai: 80,77 persen
- Tidore Kepulauan: 63,15 persen
Sementara beberapa kabupaten/kota lainnya masih berada di bawah 60 persen sehingga memerlukan penguatan pelaksanaan dan mobilisasi sasaran.
Capaian pada kelompok usia sekolah dan remaja menjadi penting karena pemeriksaan kesehatan pada kelompok ini memberikan kesempatan untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini serta memperkuat edukasi dan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
Capaian Bayi Baru Lahir dan Dewasa Menunjukkan Tren Positif
Selain kelompok usia sekolah dan remaja, perkembangan positif juga terlihat pada beberapa indikator berdasarkan siklus kehidupan.
Pada indikator Bayi Baru Lahir, Kabupaten Halmahera Utara menunjukkan capaian yang sangat baik, yakni 93,93 persen.
Sementara pada indikator usia dewasa, beberapa kabupaten menunjukkan capaian yang cukup kuat. Halmahera Tengah mencapai 78,00 persen, kemudian Pulau Morotai 64,38 persen, dan Halmahera Barat 61,43 persen.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa percepatan CKG mulai berlangsung pada berbagai kelompok sasaran dan tidak hanya terfokus pada satu kelompok umur.
Tantangan Pekan Ini: Input Data pada Sistem ASIK
Meskipun capaian terus meningkat, kenaikan pada pekan ini relatif lebih rendah dibandingkan tren sebelumnya.
Salah satu faktor yang memengaruhi adalah maintenance berulang pada sistem ASIK, yang menyebabkan sejumlah Puskesmas mengalami kendala dalam proses penginputan data pelayanan.
Kondisi tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari tantangan dalam pengelolaan data pelayanan berbasis digital. Pelayanan yang telah dilaksanakan di lapangan perlu segera diikuti dengan pencatatan dan penyelesaian administrasi agar capaian aktual dapat tergambarkan secara akurat dalam sistem.
Karena itu, setelah sistem kembali dapat digunakan secara optimal, Puskesmas perlu melakukan rekonsiliasi data, penyelesaian input yang tertunda, serta memastikan seluruh hasil pemeriksaan telah tercatat dan terselesaikan.
Hadir Diperiksa Belum Tentu Selesai Dilayani
Evaluasi capaian hingga 27 September juga menunjukkan masih adanya gap antara peserta yang hadir untuk diperiksa dengan peserta yang tercatat selesai mendapatkan pelayanan.
Gap terbesar, sekitar 10–15 persen, masih ditemukan pada beberapa kabupaten, antara lain Pulau Taliabu, Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Barat, dan Halmahera Selatan.
Sementara itu, Halmahera Utara dan Kota Ternate menunjukkan gap yang relatif kecil, sekitar 2 persen.
Perbedaan tersebut menjadi perhatian penting karena keberhasilan CKG tidak cukup hanya dilihat dari jumlah masyarakat yang hadir di fasilitas pelayanan kesehatan.
Setiap peserta idealnya menyelesaikan seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari:
pendaftaran → input administratif → skrining → pemeriksaan → pencatatan hasil → penyelesaian rapor kesehatan → tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
Dengan demikian, indikator ketuntasan pelayanan menjadi sama pentingnya dengan indikator jumlah peserta yang hadir.
Kondisi gap yang relatif kecil di Halmahera Utara dan Kota Ternate juga dapat menjadi gambaran bahwa disiplin pada rangkaian pelayanan, termasuk input administratif, skrining, pemeriksaan, dan penyelesaian layanan pada hari yang sama, dapat membantu memperkecil selisih antara peserta hadir dan peserta yang selesai dilayani.
Fokus Percepatan Bukan Sekadar Mengejar Angka
Dengan capaian 41,82 persen, perhatian Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara ke depan diarahkan pada dua agenda yang berjalan secara bersamaan.
Pertama, memperluas cakupan pemeriksaan agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses CKG.
Kedua, meningkatkan ketuntasan pelayanan dan kualitas pencatatan, sehingga masyarakat yang telah diperiksa benar-benar memperoleh hasil pemeriksaan dan tindak lanjut yang diperlukan.
Dengan pendekatan tersebut, kenaikan persentase capaian tidak hanya menjadi angka dalam dashboard, tetapi menggambarkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat nyata dari program CKG.
Tinggal 4,18 Persen Menuju Target Nasional
Dengan capaian saat ini sebesar 41,82 persen, Maluku Utara membutuhkan tambahan 4,18 poin persentase untuk mencapai target nasional 46 persen tahun 2026.
Jika tren kenaikan mingguan dapat terus dipertahankan pada kisaran 1,5–1,8 persen, maka secara matematis ruang percepatan menuju target masih terbuka.
Karena itu, konsistensi seluruh jajaran kesehatan di kabupaten/kota dan Puskesmas menjadi faktor penting dalam periode berikutnya.
Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara terus mendorong agar setiap kabupaten/kota melakukan pemantauan secara berkala terhadap tiga aspek utama:
cakupan sasaran, ketuntasan pelayanan, dan ketepatan pencatatan data.
Ketiga aspek tersebut perlu berjalan bersama agar percepatan CKG tidak hanya menghasilkan peningkatan angka cakupan, tetapi juga menghasilkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan bermakna bagi masyarakat.
Apresiasi untuk Puskesmas dan Kabupaten/Kota
Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh Puskesmas, tenaga kesehatan, kader, pengelola program, serta jajaran Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang terus bekerja menjaga pelaksanaan CKG di lapangan.
Capaian 578.522 jiwa atau 41,82 persen merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan banyak pihak dan berlangsung di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan Maluku Utara.
Semangat tersebut perlu terus dijaga dengan memperkuat koordinasi, mempercepat pelayanan, menyelesaikan input data, serta memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan secara tuntas.
“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Puskesmas di kabupaten/kota yang terus bekerja keras dan menjaga pelayanan CKG. Capaian 41,82 persen merupakan hasil kerja bersama. Kita masih memiliki ruang untuk terus bergerak dan mempercepat capaian menuju target nasional 46 persen. Tetap semangat dan pastikan setiap masyarakat yang datang tidak hanya hadir untuk diperiksa, tetapi benar-benar selesai mendapatkan pelayanan.”
Menuju 46 Persen dengan Pelayanan yang Tuntas
Program CKG di Maluku Utara kini memasuki fase penting. 41,82 persen bukan garis akhir, tetapi pijakan menuju target 46 persen.
Tantangan ke depan bukan hanya bagaimana meningkatkan jumlah peserta yang diperiksa, tetapi bagaimana memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan yang lengkap, hasil pemeriksaan yang tercatat, rapor kesehatan yang terselesaikan, serta tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Dengan kerja bersama seluruh kabupaten/kota dan Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara optimistis momentum percepatan CKG dapat terus dipertahankan.