•Capaian Posyandu AKtif Maluku Utara Triwulan II
Capaian Posyandu Aktif Maluku Utara Triwulan II Tahun 2026 Meningkat, Pembinaan Terus Diperkuat
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan MasyarakatOleh Riskal Muslim • 24 Jul 2026
Sofifi – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Posyandu Aktif di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan kesehatan primer berbasis masyarakat. Berdasarkan data Microsite Promkeskom per 24 Juli 2026, capaian Posyandu Aktif Provinsi Maluku Utara pada Triwulan II Tahun 2026 mencapai 72,4%, yaitu 1.158 Posyandu Aktif dari total 1.600 Posyandu. Sementara itu, capaian Posyandu Siklus Hidup Aktif tercatat sebesar 59,4% atau 951 Posyandu.
Dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya, capaian Posyandu Aktif menunjukkan adanya peningkatan. Meskipun kenaikannya belum terlalu signifikan, perkembangan ini menjadi indikator bahwa upaya pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota mulai memberikan hasil positif.
Beberapa daerah menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan, antara lain Kota Ternate, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Halmahera Barat, dan Kabupaten Halmahera Selatan. Di sisi lain, masih terdapat beberapa kabupaten/kota yang mengalami penurunan capaian sehingga memerlukan penguatan pembinaan, pendampingan, serta validasi data agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, Kabupaten Halmahera Utara masih menjadi daerah dengan capaian Posyandu Aktif tertinggi di Provinsi Maluku Utara, yaitu 93,5%, disusul Kabupaten Kepulauan Sula sebesar 92,2%, dan Kota Ternate sebesar 85,5%. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus contoh praktik baik bagi daerah lainnya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Posyandu.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, puskesmas, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu yang telah bekerja keras dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu di wilayah masing-masing.
"Terima kasih atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran di kabupaten/kota. Setiap peningkatan, sekecil apa pun, merupakan hasil dari kolaborasi yang baik. Mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat pembinaan Posyandu sehingga pelayanan kesehatan masyarakat semakin berkualitas dan menjangkau seluruh siklus kehidupan," ujarnya.
Saat ini, Microsite Promkeskom telah ditutup untuk proses penginputan data bulanan dan akan kembali dibuka pada tanggal 1–10 bulan berikutnya. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara mengimbau seluruh kabupaten/kota agar memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melakukan evaluasi, verifikasi data, pembinaan kepada puskesmas, serta memastikan seluruh indikator Posyandu Aktif dan Posyandu Siklus Hidup Aktif telah terpenuhi sebelum periode penginputan berikutnya.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, puskesmas, kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan capaian Posyandu Aktif Provinsi Maluku Utara terus meningkat sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer dan upaya mewujudkan masyarakat Maluku Utara yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas.